7 Jenis Sakit Kepala yang Sering Menyerang

Sakit kepala atau nyeri kepala bisa terjadi pada siapa saja. Baik muda maupun tua bisa terserang penyakit ini kapan dan di manapun. Penyakit ini tentu sangat mengganggu aktivitas sehari – hari. Apalagi datangnya secara dadakan. Meski demikian, banyak orang yang berfikir bahwa penyakit ini tidak begitu mengkhawatirkan. Sehingga tidak sedikit dari mereka yang hanya mengkonsumsi obat pereda nyeri untuk menghilangkan sakitnya. Padahal, tidak sedikit penyakit berbahaya yang ditandai dengan nyeri kepala. Oleh karena itu, sangat penting mengetahui jenis – jenis penyakit yang menyerang kepala ini. Agar dapat segera melakukan tindakan lanjutan dengan baik.

jenis sakit kepalaPertama, jenisĀ sakit kepala cluster. Jenis sakit ini muncul secara tiba – tiba. Lebih sering terjadi pada laki – laki usia duapuluhan daripada perempuan. Namun tidak menutup kemungkinan anak – anak juga mengalaminya. Selain itu, penyakit ini ditandai dengan mata panas, berair dan merah hingga hidung tersumbat. Bahkan nyeri kepala juga hanya terjadi pada salah satu sisi kepala saja seperti di belakang mata. Dan terjadi antara 30 hingga 90 menit selama dua kali sehari dengan waktu yang selalu sama tiap harinya. Cluster bisa juga merupakan salah satu tanda penyakit stroke ataupun pendarahan otak.Kedua, nyeri kepala akibat tegang. Jenis sakit ini bisa terjadi pada siapa saja. Biasanya ditandai dengan nyeri pada puncak kepala, belakang kepala atau leher. Bahkan ketika sudah mencapai tegang kronis, sakit ini menyerang hingga dua sisi kepala. Dan hampir semua penderita tegang kronis merasa sensitif setiap kali terjadi sentuhan pada kepala.

Ketiga adalah sakit migrain. Hampir semua orang mengetahui jenis sakit kepala yang satu ini. Jenis penyakit ini juga terjadi karena gangguan neurologis atau penyakit turunan. Biasa terjadi pada anak – anak maupun dewasa. Biasanya ditandai dengan rasa mual dan muntah. Bahkan durasi waktunya juga lama yaitu antara 4 – 72 jam. Ketika sudah menjadi migrain kronis akibat aktivitas rutin, tidak hanya mual dan muntah saja melainkan juga sensitif terhadap suara dan cahaya hingga sering kesemutan pada lengan dan kaki. Migrain kronis juga terjadi pada satu hingga dua sisi kepala. Dan penderita migrain juga akan merasa nyaman ketika berada di tempat yang gelap dan sunyi. Keempat, jenis sakit sinus. Penyakit ini muncul karena adanya infeksi sinus. Dan dapat diobati dengan antibiotik, dekongestan atau antihistamin. Kelima, sakit akibat peningkatan tekanan intrakranial di dalam rongga kepala. Sakit ini ditandai dengan nyeri kepala berlebihan, muntah – muntah, kejang hingga gangguan penglihatan. Dan dipicu oleh penyakit mematikan seperti tumor otak, kanker maupun kista.

Keenam nyeri di kepala akibat usia lanjut. Umumnya terjadi pada usia 60 tahun ke atas. Dan dipicu oleh glaukoma atau peningkatan tekanan bola mata, gangguan psikologis, arteritis sel maupun infeksi herpes. Terakhir adalah jenisĀ sakit kepala berulang. Sering disebut juga dengan sebutan rebound headaches. Penyakit ini terjadi akibat seseorang sering mengkonsumsi obat pereda nyeri. Seperti aspirin, ibuprofen maupun acetaminophen. Penggunaan obat – obat secara berlebihan bukan memberikan kesembuhan melainkan memicu datangnya nyeri kepala kembali. Bukan itu saja, penggunaan obat ergotamine untuk menghilangkan migrain yang kemudian dihentikan secara tiba – tiba juga memicu penyakit ini. Dan untuk penanganan lebih lanjut, biasanya dilakukan CT – Scan atau MRI oleh dokter. Sehingga dapat melakukan tindakan yang tepat sesuai dengan jenis nyeri kepala yang dialami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *