Rupiah menguat ke Rp 13.338 per USD

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Tirta Segara menyampaikan, Kalkulator Kurs Rupiah tetaplah menguat pada Februari 2017 searah dengan kestabilan makroekonomi yang terbangun di dalam meningkatnya ketidakpastian keuangan global. Bln. Februari, Rupiah rata rata alami animo atau juga menguat sebesar 0, 17 % (month to month) jadi Rp 13. 338 per USD.

Rupiah menguat ke Rp 13.338 per USD

” Penguatan Rupiah di dukung oleh berlanjutnya penjualan valuta asing oleh korporasi eksportir searah dengan kemampuan ekspor yang lebih baik, dan juga aliran modal masuk ke pasar keuangan Indonesia. Terlebih dalam rencana pembelian Surat Bernilai Negara (SBN) searah dengan persepsi positif investor pada terjaganya keadaan perekonomian domestik, ” tutur Tirta di Gedung BI, Jakarta, Kamis (16/3).

Tirta menyampaikan, Bank Indonesia selalu lakukan beberapa langkah stabilisasi yang dibutuhkan untuk melindungi nilai tukar Rupiah tetaplah searah dengan fundamental dan juga tetaplah melindungi bekerjanya mekanisme pasar.

” Ke depan, Bank Indonesia selalu mewaspadai resiko yang bisa muncul berkaitan arah kebijakan AS dan juga efek kelanjutan kenaikan FFR (Fed Fund Rate), dan resiko ketidakpastian politik di beberapa negara Eropa, ” katanya.

Diluar itu, Tirta memberikan inflasi pada bln. Februari 2017 tetaplah teratasi. Dimana, inflasi IHK bln. Februari 2017 terdaftar sebesar 0, 23 %, lebih rendah dari bln. lantas yang sebesar 0, 97 %.

” Inflasi bln. Februari terlebih disumbang oleh penambahan grup administered prices dan juga grup inti, sesaat grup volatile food terdaftar alami deflasi, ” katanya kepada http://kursdollar.co.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *