Melihat Peninggalan Kapal Di Cross Wresk Raja Ampat

Raja Ampat selain menyimpan hamparan pesona alam bawah laut yang begitu menakbjubkan, seperti hamparan terumbu karangnya, kemudian. berbagai jenis ikan laut yang siap menemani kegiatan penyelaman anda. Namun ada salah satu hal menarik dibawah lautnya Kepulauan Raja Ampat yang sayang untuk dilewatkan. Ketika anda menyelam di Cross Wreck Raja Ampat, maka anda dan wisatawan yang lainnya tidak hanya akan melihat biota laut yang indah namun bisa melihat peninggalan sejarah pada Perang Dunia ke dua. Peninggalan yang dimaksud adalah adanya bangkai kapal laut Jepang yang telah karam di kedalaman sekitar 18 meter. Karena letak dari kapal laut asal Jepang yang telah tenggelam tersebut dangkal dan dekat dengan pantai, maka kapal karam ini mudah diakses oleh wisatawan yang melalukan penjelajahan bawah laut ditempat ini.

Ada beberapa ruangan yang bisa dilihat oleh para wisatawan pada kapal yang berada di kedalaman 18 meter tersebut. Para wisatawan yang menyelam di tempat ini bisa melihat ruangan komunikasi yang dulu digunakan untuk berkomunikasi, kemudian ada ruang mesin, lalu beberapa fitur yang dimiliki kappa Jepang ini seperti operator dan amunisi. Dengan melakukan penyelaman di Croos Wreck ini para wisatawan bisa mendapatkan pengalaman mengenal sejarah melalui penyelaman. Biasanya jika ingin mengenal sejarah bisa lewat buku atau datang ke museum dan berbagai tempat bersejarah didaratan. Tapi jika di Raja Ampat para wisatawan akan disuguhi pengalaman berkenalan dengan sejarah dunia lewat penyelaman dilautnya. Salah satu spot penyelaman yang dapat dipelajari sejarahnya ada di Cross Wreck Raja Ampat yang telah ditemukan kapal Jepang yang telah karam. Bangkai kapal yang berada di Cross Wreck ini juga cukup utuh bentuknya, dan masih menyisakan beberapa bagian penting dari bentuk aslinya.

Peninggalan kapal yang berada di tempat ini tidak tertutup koral, namun bisa digunakan oleh beberapa ikan menjadi tempat mereka tinggal, seperti ikan singa dan ikan-ikan lainnya. Wisatawan jika dapat melakukan penyelaman dimalam hari. Nantinya dikapal yang telah karam tersebut terdapat beberapa ikan yang bersembunyi, seperti lionfish, kemudian napoleon wrasse, humphead, dan jenis-jenis ikan lainnya. Jika wisatawan baik dari dalam negeri maupun luar negeri jika tertarik ingin melakukan penyelaman di Cross Wreck Raja Ampat, maka waktu penyelaman yang terbaik ada pada Bulan Maret sampai November. Dengan visabilitas antara 10 hingga 30 meter, dan permukaan air yang tenang dapat terlihat pesona biota laut dengan cukup jelas.

Di Cross Wreck Raja Ampat tersebut berada 300 km sebelah timur dari Kota Sorong, jika diestimasikan dalam waktu sekitar 15 jam. Walaupun jauh tapi jika telah sampai ke tujuan, perasaan lelah tersebut bisa terbayarkan dengan pengalaman menyelam di Cross Wreck ditemani hamparan biota lautnya dan sejarah dari perang dunia dua yang berada di tempat tersebut.  Masih banyak tempat-tempat lain di Raja Ampat selain Cross Wreck yang bisa ana kunjungi. Dengan melihat keindaha alam dari Kepulauan Raja Ampat, bisa menjadikan diri kita semakin bersyukur kepada Allah Sang Maha Pencipta atas segala nikmat keindahan alam di kawasan Indonesia bagian timur ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *