Toyota Supra 2017 akan mengusung mesin Hybrid, benarkah?

Toyota Supra 2017 akan mengusung mesin Hybrid, benarkah?

Toyota Supra 2017 akan mengusung mesin Hybrid, benarkah?

Siapa yang merindukan akan Toyota Supra terbaru? Banyak dari kalangan penggila Supra yang menunggu reinkarnasi dari Supra yang satu ini. Terutama, sekarang Toyota akan bekerja sama dengan BMW, di mana akan sangat menguntungkan Supra untuk mengembalikan nama besarnya. Setelah Supra sudah lama tidak diprosuksi lagi sejak tahun 2002. Seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa Toyota akan meluncurkan generasi penerus Toyota Supra berikutnya. Dan akhirnya, Toyota telah terbidik kamera sedang melakukan uji coba. Toyota Supra 2017 akan hadir dengan performa mesin hybrid yang akan segera diluncurkan pada Oktober 2017 mendatang.

Konsep mesin hybrid

Seperti yang diketahui sebelumnya, platform yang digunakan dari hasil kerja sama dari kedua produsen mobil ini juga akan memakai hal yang sama. Di mana BMW akan menyematkannya pada BMW Z5, sedangkan Toyota akan menyematkan pada Supra. Namun, Toyota Supra 2017 diperkirakan akan hadir dengan desain yang sedikit lebih besar dari pada BMW Z5.

Dan dilanjutkan dengan beberapa isu dan rumor bahwa kedua produsen mobil terbesar ini sedang menyiapkan pabrik di Austria yang khusus membuat BMW Z5 dan juga Toyota Supra. Namun, Toyota masih belum membocorkan beberapa spesifikasi khusus yang akan disematkan pada Supra terbarunya ini. Tetapi, ada beberapa laporan yang menyebutkan jika Toyota Supra 2017 sudah dipastikan akan mengusung mobil dengan mesin hybrid. Hal ini tentu sangat wajar dengan persaingan mobil sport, di mana rivalnya dari peluncuran ToyotaSupra 2017 nantinya juga akan mengusung mesin dengan performa hybrid, seperti Nissan GT-R R36 dan Honda NSX.

Performa Toyota Supra 2017

Sistem mesin pada Toyota Supra 2017 juga digadang – gadang akan memiliki keunggulan yang sama dengan mobil balap LMP1 Toyota TS050 hybrid, mengingat di mana mereka juga diberikan applause secara terbuka dari masyarakat dan juga pesaingnya. Bisa disimpulkan bahwa ada jenis mobil listrik yang akan mampu menggerakkan roda belakang dan roda dewa. Namun belum bisa dipastikan jumlah yang bisa digerakkan, mungkin saja 2 atau bisa 3 seperti yang dilakukan oleh Honda NSX. Sementara itu, beberapa laporan memastikan sistem hybrid yang dipakai oleh Toyota Supra 2017 memiliki mesin 6 silinder. Di mana silindernya tersebut dipastikan dibuat oleh BMW, dan mesin tersebut hanya akan menggerakkan roda di bagian belakang saja.

Toyota Supra 2017 yang baru dipastikan juga akan bisa mengisi ulang baterai jenis lithium ionnya saat adanya pengereman atau biasa disebut dengan regenerative breaking. Hal ini sama dengan mobil jenis Porsche 918. Terlebih lagi Toyota Supra 2017 adalah salah satu mobil produksi Toyota yang pertama yang menyematkan sistem girboks kopling ganda, bukan lagi CVT atau torque converter. Kemungkinan alasannya juga hampir sama dengan yang di atas, yakni agar sama dengan para pesaingnya saat diluncurkan nantinya, yaitu Nissan GT-R dan Honda NSX.

Lebih istimewanya lagi Toyota Supra 2017 yang akan diluncurkan nantinya akan memiliki bobot yang lebih ringan dari pesaingnya yaitu Nissan GT-R Nismo. Di mana Toyota Supra 2017 akan memiliki bobot kurang dari 1,4 ton, sedangkan Nissan GT-R Nismo akan memiliki bobot sekitar 1,6 hingga 1,8 ton. Hal ini akan mencapai kesuksesan besar yang bisa dicapai oleh Toyota, di mana dia menciptakan motor bertenaga listrik yang ringan. Memang keahlian BMW dalam mengurangi bobot mobil tidak diragukan lagi. Salah satu kesuksesan besar BMW adalah dengan menggunakan sasis carbon pada mobil BMW 7 series terbaru mereka dengan bobot yang sempurna.

Sumber : http://carreleasedatesprice.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *