Panduan Memilih Hewan Kurban Agar Sah Sesuai Syariat

Sebentar lagi umat Islam akan menyambut datangnya hari raya Idul Adha dimana umat muslim yang memiliki kesempatan bisa melaksanakan ibadah haji di kota Mekkah. Untuk umat muslim yang belum berkesempatan melakukan ibadah haji, ada ibadah lain yang tak kalah pentingnya yaitu ibadah kurban di Idul Adha. Berkurban adalah menyembelih hewan ternak di waktu yang ditentukan agama untuk menshodaqohkan hasil kurban dengan tujuan sosial. Namun tak sembarang hewan ternak bisa dijadikan kurban di hari Idul Adha, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sehingga ibadah kurban menjadi sah. Apa saja syaratnya? Berikut ini adalah panduan memilih hewan kurban agar sah sesuai perintah agama.

Hewan yang boleh dikurbankan adalah hewan ternak mamalia sehingga tidak sah apabila Anda akan berkurban menggunakan ayam atau bebek meski jumlahnya banyak. Berikut ini secara spesifik hewan ternak yang bisa dijadikan hewan kurban:

  • Unta.
  • Sapi.
  • Domba.
  • Kambing.

Selain dari jenis, harus juga diperhatikan usia dari hewan kurban tersebut agar sudah masuk dewasa sehingga sah untuk dikurbankan. Syarat usia sah hewan kurban dilihat dari jenisnya adalah:

  • Unta berusia minimal 5 tahun.
  • Sapi berusia minimal 2 tahun.
  • Domba berusia minimal 6 bulan.
  • Kambing berusia minimal 1 tahun.

Selain melihat jenis dan umur, bentuk fisik hewan juga menjadi point yang penting dalam keabsahan ibadah kurban. Tidak sah apabila Anda berkurban dengan hewan yang cacat atau jelas memiliki sakit. Tidak sah juga jika Anda berkurban dengan hewan yang terlalu kurus atau ompong. Berikut ini detail penjelasan syarat sah fisik hewan kurban:

  • Tidak cacat misalnya kaki pincang, mata buta sebelah, telinga satu, dsb.
  • Sakit yang jelas terlihat misalnya diare, belekan, kudis dsb.
  • Ompong, ada bekas luka yang dalam dsb.

Niatkan untuk berkurban setelah Anda melakukan ibadah sholat Idul Adha saat menyerahkan hewan kurban Anda pada panitia. Makan sebagian daging hasil sembelihan meski sedikit sebelum sisanya disodaqohkan untuk fakir miskin atau orang lain yang berhak. Jika masjid jauh dari rumah Anda maka Anda juga bisa berkurban melewati badan amal yang banyak didirikan untuk menampung hewan kurban. Namun pilihlah badan amal yang terpercaya agar selalu amanah.

Itulah panduan memilih hewan untuk ibadah kurban yang harus Anda perhatikan dan praktekkan agar mendapatkan hewan kurban yang sah sesuai syariah agama sehingga ibadah kurban Anda bisa diterima. Ibadah kurban memang bagi yang mampu namun ada baiknya menyisihkan setiap hari untuk membeli hewan kurban saat waktunya tiba agar kita bisa memampukan diri untuk beribadah demi mendapat ridho Allah SWT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *