Doa Agar Selamat Di Akhir Zaman

akhir zaman zulkifli

Islam adalah agama yang memahami fitrah manusia. Tabiat manusia yang takut berperang, cinta kehidupan dan senang meraih kemenangan tanpa pengorbanan, diakui oleh Allah dan Rasul Nya. Jika kaum beriman sekelas kaum Muhajirin dan Anshar saja masih merasakan sifat manusiawi , tentunya kaum muslimin sesudah generasi ereka merasakannya lebih dalam lagi. Oleh karenanya, Rasulullah mengajarkan kepada umatnya untuk tidak berharap bertemu dengan musuh. Sebab, seseorang yang terlalu percaya diri dengan keberanian dan kemampuan tempurnya, boleh jadi akan jatuh mentalnya saat melihat kekuatan musuh. Akibat yang lebih buruk, ia melarikan diri dari medan jihad fi sabilillah.

Rifa’ah meriwayatkan bahwasanya Abu Bakar Ash-Shiddiq pernah berkhutbah diatas mimbar sembari menangis, Abu Bakar Ash – Shiddiq berkata : ” Rasulullah pernah berdiri diatas mimbar ini pada tahun pertama Hijrah, lalu beliau menangis dan bersabda, ” Mohonlah kepada Rabb kalian ampunan dan keselamatan. Sesungguhnya setelah keimanan, seorang hamba tidak dikaruniai sebuah kenikmatan yang lebih baik dari keselamatan “

HR Tirmidzi

buku zikir akhir zaman zulkifli

Pada syawal tahun kelima hijriyah, kaum musyrikin Quraisy menghimpun kabilan Ghathafan, Fazarah, dan bangsa arab lainnya untuk untuk menyerang Madinah. Mereka berhasil menggerakkan 10.000 prajurit dengan senjata lengkap sehingga dikenal dengan pasukan Ahzab. Menghadapi serbuan musuh yang datang, pasukan muslimin menggali parit pertahanan yang lebar dan dalam disekeliling kota Madinah. pada saat itu , Rasulullah bersabda kepada kaum muslimin,

Wahai masyarakat, janganlah kalian mengharapkan bertemu dengan musuh. Tapi mohonlah keselamatan kepada Allah. Jika kalian nanti memang terpaksa bertemu dengan musuh, maka bersabarlah. Dan ketahuilah, sesungguhnya surga berada dibawah naungan pedang”

HR Bukhari no 2744

Sebagaimana kata sebuah pepatah, musuh pantang dicari. namun apabila musuh telah datang, seorang muslim pantang lari. Demikian kiranya makna hadits diatas. Berkaitan dengan hal ini, Rasulullah telah mengajarkan sebuah doa keselamatan. Doa tersebut sangat penting untuk dibaca secara rutin oleh setiap muslim. Utamanya setiap muslim yang tengah melaksanakan ibadah jihad, hijrah, i’dad dan ribath. Keempat ibadah yang berat tersebut, setiap saat menghadapkan seorang muslim kepada bahaya kematian, luka-luka, cacat fisik atau tertawan musuh. Adapun doa keselamtan yang diajarkan oleh Rasulullah tersebut adalah :

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ، فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ.      
 Ya Allah, aku bermohon kepada-Mu kesejahteraan di dunia dan akhirat.
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَـافِيَةَ، وَالْمَعَافاَةَ الدَّائِمَةَ، فِي دِيْنِيْ وَدُنْياَيَ وَأَهْلِيْ وَماَلِيْ.
Ya Allah, aku bermohon kepada-Mu pengampunan dan kesejahteraan serta perlindungan yang abadi dalam agamaku, duniaku, keluargaku, dan hartaku.
اَللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِيْ وَآمِنْ رَوْعَاتِيْ. 
Ya Allah, tutupilah segala ke’aibanku, dan amankanlah ketakutanku.
اَللَّهُمَّ احْفَظْنِيْ مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ وَمِنْ خَلْفِيْ وَعَنْ يَمِيْنِيْ وَعَنْ شِماَلِيْ وَمِنْ فَوْقِيْ، وَأَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتاَلَ مِنْ تَحْتِيْ.      *
Ya Allah, peliharalah daku dari malapetaka yang datang dari depan dan belakangku, dan dari kanan dan kiriku, dan dari atasku, dan aku berlindung dengan keagungan-Mu agar jangan ditipu dari bawahku (tanpa disedari).   

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *